Sabtu, 29 Agustus 2015

GARA-GARA BTS (BTS SHORT STORY)


Hujan turun rintik-rintik saat aku mencoba untuk memejamkan mata di senja hari. Aku tahu betul tidur sore itu tidak bagus untuk kesehatan. Tapi apa salahnya memejamkan mata sejenak setelah semalam aku tak bisa tidur.
Jadi begini ceritanya. Aku menderita insomnia akut yang membuatku selalu melek di malam hari dan tidur di siang hari. Malam dan siang seolah bertukar posisi. Untung saja aku mengambil sekolah sore karena sekolahku sedang dalam tahap pembangunan. Sisanya? Aku hanya berinteraksi dengan bantal di siang hari dan laptop di malam hari. Yah, mau bagaimana lagi. Siapa yang mau ku ajak bicara tengah malam?
Sudah beberapa hari ini aku mulai bisa tidur dengan nyenyak di malam hari. Aku bertemu dengan seorang psikiater yang membantuku mengatasi insomniaku. Psikiaterku ini sangat ahli dalam menanganiku. Ia mengenal karakterku dengan baik. Ya, dia mamiku!
“Mami udah bikinin susu buat kamu.”
“Makasih mami.”
“Eh, mami mau curhat lagi nih.”
Waduh gaswat nih! Alamat kuping gue bakal dengerin lagu nina bobo!
Dan, yap! Begitulah terapi yang mami berikan padaku. Fix! Gue bakal tidur lebih awal malam ini!
Akhir-akhir ini mami jadi suka curhat tentang teman-teman arisannya yang selalu pamer perhiasan mahal. Terkadang mami juga bercerita bahwa papi gendutan. Ah, nggak penting banget deh mami! Aku pun tertidur pulas dengan cepat berkat cerita mami yang ‘mengasyikkan’ itu.
Untunglah sudah dua hari mami tidak menjalankan kebiasaan barunya itu. Aku pun bisa terselamatkan. Hati dan otakku tak lagi harus menderita dan pura-pura bahagia di depan mami. Walau begitu, aku tetap bisa tertidur nyenyak karena terapi yang ku dapatkan dari mami selama hampir dua minggu sangat mujarab. It works!
Baby baby geudae neun... Caramel macchiato... Lalalala.....
Aku sang Korean Lovers bersenandung kecil, menyanyikan lagu Coffee yang dinyanyikan oleh BTS a.k.a Bangtan Sonyeondan, idolaku. Bahagia sekali rasanya bisa tidur awal dengan damai malam ini. Sebelum merebahkan tubuhku yang lelah, kubersihkan tempat tidurku dengan sapu lidi terlebih dahulu. Kemudian aku berbaring di atasnya setelah mencuci tanganku selama satu jam. Ya! Saat tatto tanganku yang terbuat dari henna masih basah, aku tak sengaja menyentuh tempat tidurku dan membuat tatto nya berantakan.
“Ah.... Aku ngantuk,” gumamku sambil memejamkan mata.
Baru saja aku memejamkan mata, sebuah suara dengungan menghantui telingaku. Apaan tuh cokelat-cokelat, terbang kesana kemari? Jantungku berdegup kencang. Keringat dingin mengucur deras dari pelipisku.
Kecoa??????????? What’s happenig on this earth?????
“Ke... Ke... Kecoaa...”, aku berteriak. Lebih tepatnya berdesis.
“Eh, kecoa... Lo pergi dong... Jangan gangguin gue....”, aku mulai mengiba pada si kecoa kece yang nangkring di atas meja dekat kasur. Tapi kecoa itu terlalu sombong untuk menjawab permohonanku. Ia juga terlalu jahat untuk mengasihaniku.
Mataku tersisa lima watt lagi. Aku sudah tak tahan ingin terlelap. Tapi kecoa itu masih saja mempermainkan aku. “Kecoa.... Please... Leave me alone...
Tiga jam kemudian... Kecoa itu hanya bergerak lima senti di atas meja. Bahkan mulai mendekat ke arah tempat tidurku.
“Woah woah woah! Andwae!”, aku mulai membentaknya. Melarangnya mendekat ke arahku. Tapi kecoa itu berjalan dengan sangat luwes ke arahku.
Aku betul-betul muak dibuatnya. Mau remuk rasanya tubuh ini.
“Pergi nggak?!” Makhluk unyu itu hanya menatapku. Seolah berkata, Masalah buat lo?
Aish! Gue udah ngantuuukkk....”, kali ini aku benar-benar menangis sambil mengacak-acak rambutku. Ingin rasanya ku injak kecoa itu. Tapi apa daya nyali tak sampai.
Setelah beberapa saat meratap, akhirnya aku mendapatkan petunjuk dari yang di atas. Ku ambil bungkus snack yang sudah kuhabiskan isinya. Perlahan aku mulai mendekati kecoa yang sudah turun dan berdiam diri di lantai. Ia bergerak sedikit. Menyadari rencana busukku; mungkin.
Aku mulai pasang kuda-kuda. Perlahan tapi pasti, aku mulai memberanikan diri untuk mendekatinya. Setelah jarak kami hanya sekitar setengah meter, aku mengarahkan bungkus snack itu ke arahnya. Dan, yap! Sekarang ia terjebak di dalam bungkusan kosong itu. I did it!
Tapi masalahnya sekarang, bagaimana aku mengeluarkan makhluk ini dari kamarku?
Lagi! Kebiadabanku muncul di sini.
Kutekan bungkusan kosong itu ke lantai, tapi tidak sampai membuat si kecoa mati terjepit. Itu kulakukan hanya untuk memastikan bahwa si pengusik itu tidak bisa kabur dari perangkapku. Kemudian kugeser perangkap itu perlahan menuju keluar kamar. Hingga saat bungkusan itu sudah berada di luar, aku pasang kuda-kuda lagi untuk melepaskan perangkap itu dan membiarkannya di luar. Ia pasti bisa keluar sendiri nantinya. Aku masih punya hati nurani kok. Tak mungkin aku membunuhnya.
Setelah melepas bungkus snack itu, secepat kilat aku masuk ke dalam kamar dan menutup pintu. Woah, akhirnya makhluk itu keluar juga. Aku puas.
Jeng... Jeng... Sudah tidak ada penganggu lagi. Waktunya tidur!
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Adzan Subuh berkumandang.
“Sisin! Bangun! Shalat Subuh!”, teriak mami.
Dan akhirnya aku harus rela kehilangan waktu tidurku hari malam ini. Setelah shalat subuh, aku harus bergegas mandi dan bersiap ke sekolah. Sejak kelas dua setelah pembangunan sekolahku selesai, aku mulai mengikuti kelas pagi sampai jam dua siang.
Sepulang sekolah, aku mengerjakan tugas yang memang sudah hampir deadline. Mau tak mau, aku harus rela mengorbankan waktu tidurku.
Sekarang sudah jam empat sore. Aku ingin tidur walau sebentar saja. Namun hujan yang deras ini membuatku tidak nyenyak tidur. Suara adalah faktor utama yang mengganggu kenyenyakan tidurku.
Setelah setengah jam turun hujan, aku mulai bisa memejamkan mataku. Tapi barusaja hendak memejamkan mata, sebuah suara mengganjal mataku lagi.
“Sisin, itu acara Rokie King nya BTS (Bangtan Sonyeondan) udah mulai,” teriak mami dari dapur.
Aku galau! Sumpah! Galau banget!

“Kalau begini terus, kapan tidurnya?”, ratapku dalam hati sambil menatap Kim Seok Jin dan member BTS yang lainnya.

WELCOME TO MY WORLD



Hai semuanyaaa.....
   Akhirnya, setelah melalui perjalanan waktu yang sangaaaattt panjang, gue memutuskan untuk membuat blog lagi. Dulu sih sempet beberapa kali bikin blog, tapi selalu di biarin begitu aja, emang karena dulu masih cupu-cupunya, jadi masih gaptek. haha... Eits, tapi kali ini gue bener-bener serius bikin blog ini. Karena setelah gue bertapa dan merenungi diri sendiri di kamar kost tercinta, gue sadar kalo gue bener-bener pengen bikin blog. Kali ini gue SERIUS [iket kepala pake dasi pramuka].
          Oke, karena ini postingan pertama gue, gue bakal cerita sedikit nih tentang si empunya blog ini.
          Bisa kalian baca sendiri kan, nama blog gue "Farah Al Yassin" jadi kalian bisa nebak kan siapa nama gue? Yap! Nama gue Farah. Tambahan "Al Yassin" di belakang nama gue itu sebenernya bukan nama asli, cuman berhubung gue ngefans banget sama Ratu Rania Al-Yassin (Queen of Jordan) makanya gue pake nama belakang beliau dengan harapan gue bisa sepertia dia, bahkan lebih baik. 
    Sekarang ini gue masih kuliah di sebuah universitas di Bandung, Jawa Barat. Kalo kalian penasaran sekarang gue semester berapa dan di jurusan apa, gue kasih tau. Gue ini mahasiswa angkatan 2014 (semester berapa? itung sendiri, jangan males) jurusan Sastra. Jangan nanya sastra apa yah, let it be a secret. #peace :-D

Nih kalo penasaran kayak gimana cantiknya Ratu Rania Al-Yassin
Mirip lah dikit :-D

        Di kota Kembang ini gue kost deket kampus. Sebenernya kakak gue juga kerja di sebuah rumah sakit di Bandung, tapi gue males tinggal bareng kakak gue. Kakak gue dan suaminya sering dines malem, jarang di rumah. Sekalinya di rumah pasti sibuk sendiri, kalo enggak ya tidur, ngumpulin stamina buat dines malem di rumah sakit. Jadi ngapain gue musti ngejones tiap hari di rumah? Mending gue nge kost aja kan? Banyak temen, bisa nambah pengalaman juga.
        By the way, gue suka banget sama yang namanya musik dan sastra. Gak tau kenapa yah, kedua hal itu ga pernah bikin gue bosen dan selalu bikin gue terhibur. Gue selalu ngelakuin kedua hal tersebut dengan ikhlas dan penuh suka cita. Makanya gue ambil jurusan Sastra. Sebenernya nyokap sama kakak gue mau masukin gue ke kedokteran, paling enggak di keperawatan lah, ngikutin jejak kakak gue. Tapi gue nolak, karena itu bukan dunia gue.
        Makanya buat kalian yang tahu passion kalian dimana, jangan pernah biarin orang lain ngatur hidup kalian. Kalian adalah pemeran utama dalam kehidupan kalian, jadi jangan pernah biarin hidup kalian diambil alih oleh orang lain. (*prok prok prok.... bunga bertebaran... kembang api nyala...)
         Ngomong-ngomong masalah passion, gue kan suka banget tuh sama musik. Dan sehubungan dengan musik, pasti kalian gak asing lagi kan sama Indonesia yang saat ini lagi kena Korean Wave atau Demam Korea. Gue adalah salah satu di antara sekian juta masyarakat Indonesia yang ikut terjangkit demam Korea ini.
        Awalnya sih gue cuma suka nonton drama sama filmnya aja. Gue gak tertarik sama yang namanya boyband apalagi girlband. Tapi pada suatu hari, temen gue di kampus memperkenalkan gue pada sebuah boyband yang baru debut di tahun 2013.

BTS a.k.a Bangtan Sonyeondan
(dari kanan : J-Hope, Jimin, Rap Monster, Jungkook, Jin, Suga, V)

            Gue sama sekali ga pernah suka sama yang namanya boyband, tapi gue suka sama BTS yang notabene sebuah boyband! Gue sama sekali gak suka lagu yang ada bahkan banyak nge rap nya, tapi gue suka sama lagu-lagu mereka yang notabene buanyak buingits nge rap nya! Gue sama sekali gak suka musik hip hop, tapi gue suka sama mereka yang beraliran hip hop! Daebak!
             Mungkin banyak yang penasaran, apasih yang bikin gue suka sama boyband yang satu ini. Ya. Gue bakal kasih tau alasannya.
1. Image
    Semua member BTS itu apa adanya. Mereka gak pernah malu nunjukin muka mereka tanpa make up. Mereka juga gak segan-segan menunjukkan muka jelek mereka pas abis bangun tidur. Padahal mau diapain juga mereka tetep keliatan cakep dan unyu, wkwk





2. Gak oplas
    Yang namanya idol Korea itu emang identik sama yang namanya oplas alias operasi plastik. Tapi mereka sama sekali ga pernah oplas. Muka cakep mereka itu ASLI bukan ASPAL. Bandingin aja nih foto mereka yang pre debut sama foto mereka yang sekarang, ga jauh beda kan? Emang udah cakep dari sononya.


3. Dance yang kompak dan koreo yang (gilaaaaaa) kece badai
    Walaupun mereka terbilang baru di dunia musik, kualitas mereka gak kalah sama senior-seniornya. Bahkan menurut gue, mereka adalah boyband paling kompak dan paling kece koreografinya yang pernah gue liat. Gak percaya? Nih liat aja MV nya yang berjudul "DOPE".

4. JIN
    Hahaha.... Ini ngebahas BTS, tapi kok malah jadi ke personal gini? Ya gimana, gue gak memungkiri kalau gue amat sangat mengagumi Kim Seok Jin. Jin adalah salah satu alasan terbesar gue suka sama BTS. Terus, apa yang bikin gue suka sama Jin?
        Pertama, Jin is very kind. Dia itu member BTS yang paling perhatian ke member yang lain. Contohnya aja nih, Jin selalu khawatir sama Jimin karena Jimin selalu berlatih terlalu keras. Jin khawatir si Jimin bakal kelelahan.

         Bukti lain bahwa Jin berhati malaikat, di sebuah reality show mereka yang berjudul Rookie King, jadi ceritanya member BTS secara bergiliran suruh masuk ke dalam elevator dan melakukan keahlian mereka. Ada yang dance, ada yang nge rap sambil push up, dll. Tapi si Jin malahan cuma "gwiyomi" doang di dalam lift. Wkwk... Terus ceritanya pas mereka lagi beraksi di dalam lift, tiba-tiba pintu lift terbuka dan muncul seorang wanita seksi yang masuk ke dalam lift sambil menangis lalu menekan semua nomor yang ada di dalam lift. Yang lainnya ada yang cuek, ada yang cengar cengir modus (Jimin -_- ), pokoknya macem macem deh. Tapi apa yang Jin katakan ke wanita itu? "Is something sad happen?" Wideeehhhh.... Care banget yah aa Jin ini :-*


               Kedua, Jin gak mandang fisik. Jin juga pernah (kabarnya sih) pacaran sama cewek yang gendut dan menurutku gak cantik. Tapi (kata temen aku yang KPopers) si cewek ini malah selingkuh sama cowok lain dan mengkhianati Jinnie. Katanya sih yang ini ceweknya, Lee Guk Joo namanya. Ga tau deh bener apa enggak, tapi kalo iya, berarti Jin sama sekali gak main fisik dalam menjalin hubungan sama wanita. (*pasang muka malaikat)

                Sebenernya masih banyak banget yang pengen gue share tentang mereka. Tapi berhubung besok gue ada latihan panitia ospek, gue musti tidur sekarang. Atau alamat gue bakal kesiangan, telat, abis itu dihukum push up tiga seri. Hehehe....
                   Anyeong.....